Mudahnya mengisi Formulir Amnesti Pajak

Pengisian formulir Surat Pernyataan Harta (SPH) adalah langkah yang WAJIB anda lewati dalam mengikuti program Tax Amnesty. Selain sebagai syarat untuk mengikuti program ini, pengisian formulir ini juga akan membantu anda dalam menentukan jumlah Tebusan Pengampunan Pajak.

Kami yakin banyak dari kita yang berfikir bahwa pengisian formulir ini adalah proses yang ribet dan susah. Nyatanya, pengisian formulir ini sangatlah mudah dan hanya memerlukan komputer dan Microsoft Excel. Siap untuk memulai?

Sebelum mengikuti langkah pengisian, silahkan download formulir Surat Pernyataan Harga untuk Pengampunan Pajak di situs berikut:
http://www.lembagapajak.com/2016/07/formulir-tax-amnesty.html

Sheet Isian Data

  • PERNYATAAN KE : Bila baru pertama kali menyampaikan maka isi 1
  • NPWP : Isikan NPWP Wajib Pajak (tanpa tanda baca cukup nomer saja)
  • NAMA : Isikan Nama Wajib Pajak
  • NIK KTP : Isikan NIK bila wajib pajak adalah Orang Pribadi (kosongkan bila wajib pajak badan)
  • NO PASSPORT :  Isikan bila wajib pajak adalah Orang Pribadi (kosongkan bila wajib pajak badan)
  • ALAMAT DI INDONESIA : Isi dengan alamat tempat tinggal / kantor di Indonesia
  • ALAMAT DI LUAR NEGERI : Isikan dengan alamat tempat tinggal / kantor di luar negeri
  • BIDANG USAHA : Isikan bidang usaha sesuai dengan apa yang tercantum dalam surat keterangan terdaftar pada saat pertama kali anda mendaftarkan diri untuk mendapatkan NPWP
  • TELEPON RUMAH : Isi dengan Nomer telepon rumah bila ada, bila tidak ada cukup dikosongkan
  • NOMOR HANDPHONE : Wajib
  • ALAMAT EMAIL : Isikan alamat email anda
  • UMKM YA / TIDAK : Pilih Pada dropdown apakah peredaran usaha anda setahun tidak melebihi 4.800.000.000 bila dibawah maka pilih ya, dan bila diatas maka pilih tidak
  • KLU (KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA) : KLU anda dapat anda lihat di lembar surat keterangan terdaftar sama halnya dengan bidang usaha
  • PEMBUKUAN : Pilih apakah anda menggunakan pembukuan atau tidak
  • PERIODE PEMBUKUAN : Periode pembukuan normalnya adalah dimuai dari bulan januari sampai bulan desember jadi isikan 0112 artinya bulan 01 sampai bulan 12
  • DI AUDIT ATAU TIDAK : Bila anda diaudit oleh akuntan publik maka pilih ya dan bila tidak maka pilih tidak
  • PAKAI KONSULTAN ATAU TIDAK : Silahkan pilih pada dropdown menu apakah anda menggunakan konsultan publik atau tidak
  • NAMA KONSULTAN : Kosongkan bila anda tidak menggunakan konsultan dan membuat sendiri laporan perpajakan anda
  • TARIF UNTUK HARTA YANG DIALIHKAN KE DN : Silahkan isikan tarif anda, baca di halaman TARIF bila anda tidak mengetahui
  • TARIF UNTUK HARTA TIDAK DIBAWA KE DN : Kosongkan bila anda tidak memiliki harta diluar negeri, baca di halaman TARIF bila anda tidak mengetahui
  • JENIS WAJIB PAJAK : Pilih apakah anda wajib pajak orang pribadi atau anda wajib pajak badan
  • NAMA PENANDATANGAN : Isikan direktur bila badan dan isi sesuai nama wajib pajak bila anda adalah wajib pajak orang pribadi
  • NPWP : Isikan NPWP direktur bila badan dan isi sesuai NPWP wajib pajak bila anda adalah wajib pajak orang pribadi
  • ALAMAT : Isikan alamat orang yang menandatangani
  • KOTA SURAT DIBUAT : Isi kota tempat terdaftar sesuai dengan kartu NPWP
  • NAMA KANTOR PELAYANAN PAJAK : Isikan Nama Kantor tempat anda terdaftar

Klik Lanjut bila anda telah mengisi semua halaman ini dan anda akan dibawa pada halaman lampiran, Lihat gambar di kanan atas.

Sheet Formulir TA Otomatis

Sheet ini akan otomatis terisi sesuai informasi pada Sheet lainnya. Silahkan lanjut ke sheet A1.

 

Sheet A1

Sheet A1 ini harus anda isi dengan daftar harta yang pernah anda laporkan dalam SPT 2015. Mudahnya, anda tinggal menyalin daftar harta yang anda laporkan pada SPT 2015.

Lalu tekan Lanjut

 

Sheet A2

Sheet A2 ini harus anda isi dengan daftar hutang yang pernah anda laporkan dalam SPT 2015. Mudahnya, anda tinggal menyalin daftar hutang yang anda laporkan pada SPT 2015.

Lalu tekan Lanjut

 

Sheet B1

Sheet B1 ini harus anda isi dengan daftar harta dalam negeri yang belum anda laporkan pada sheet A1.

Lalu tekan Lanjut

 

Sheet B2

Sheet B2 ini harus anda isi dengan daftar hutang dalam negeri yang belum anda laporkan pada sheet A2.

Lalu tekan Lanjut

 

Sheet C1

Sheet C1 ini harus anda isi dengan harta di luar negeri yang hendak anda alihkan (repatriasi) ke Indonesia dan belum anda laporkan pada sheet A1.

Lalu tekan Lanjut

 

Sheet C2

Sheet C2 ini harus anda isi dengan hutang di luar negeri yang terkait dengan harta di luar negeri yang anda alihkan (repatriasi) ke Indonesia dan belum anda laporkan pada sheet A2.

Lalu tekan Lanjut

 

Sheet D1

Sheet D1 ini harus anda isi dengan harta di luar negeri yang tidak anda alihkan (repatriasi) ke Indonesia dan belum anda laporkan pada sheet A1.

Lalu tekan Lanjut

 

Sheet D2

Sheet D2 ini harus anda isi dengan hutang di luar negeri yang terkait dengan harta di luar negeri yang tidak anda alihkan (repatriasi) dan belum anda laporkan pada sheet A2.

Lalu tekan Lanjut

 

Sheet Formulir TA Otomatis

Silahkan melakukan pengisian manual pada kotak berwarna kuning. Sisanya akan terisi secara otomatis sesuai isian pada langkah di atas.

 

Terakhir: Periksa Surat Pernyataan

Setelah semua sheet di atas diisi, anda telah memiliki acuan yang dapat anda gunakan untuk membayar tebusan pajak dan mengisi semua surat keterangan yang diperlukan.

Silahkan buka satu persatu sheet dengan warna Biru (berisikan template surat-surat pernyataan yang diperlukan) dan sesuaikan dengan informasi yang telah anda isi di atas.

 


Demikianlah cara pengisian formulir Surat Pernyataan Harta untuk Pengampunan Pajak. Apabila anda memiliki pertanyaan, silahkan langsung menghubungi Kring Pajak (1500 200) atau datangi KPP terdekat untuk mendapat panduan langsung.

References:
http://www.lembagapajak.com/2016/08/cara-mengisi-formulir-pengampunan-pajak.html
http://www.pajak.go.id/amnestipajak
http://bisnis.liputan6.com/read/2560379/ini-perhitungan-dan-cara-membayar-uang-tebusan-tax-amnesty

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *